Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDPRKParlemen

Ketua DPRK Minta Pemko Fokuskan Pembinaan Al-Qur’an

×

Ketua DPRK Minta Pemko Fokuskan Pembinaan Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRK Banda Aceh
Ketua DPRK Banda Aceh

LM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, Farid Nyak Umar dengan resmi menutup kegiatan festival Qur’ani ke-IV se-Kota Banda Aceh. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Furqan Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Jumat (08/12/2023).

Ia meminta agar Pemerintah Kota Banda Aceh untuk dapat memfokuskan pembinaan Al-Qur’an di gampong-gampong.

Baca Juga :  Anggota DPRK Dukung Kebijakan Pj Walikota Larangan Nongkrong ASN di Warung Kopi

Farid Nyak Umar menyampaikan bahwa Festival Qur’ani yang ia inisiasi tersebut awalnya dilaksanakan pada tahun 2015 untuk kecamatan Kuta Alam. Kemudian pada tahun 2023 ditingkatkan statusnya menjadi Festival Al-Quran antar kecamatan se-kota Banda Aceh.

“Alhamdulillah dengan dukungan pemko, para camat, tokoh masyarakat, serta adik-adik Remaja Masjid Al-Furqan Beurawe, kegiatan ini berlangsung meriah yang diikuti oleh perwakilan kecataman se-Kota Banda Aceh,” kata Farid.

Baca Juga :  Aneka KIPI dari berbagai Vaksin Anak dan Cara Mengatasinya

Farid berharap agar keberhasilan Pemko meraih juara umum dalam MTQ ke-36 di Simeulue dapat menjadi titik tolak (starting point) untuk menjadikan pembinaan Al-Qur’an sebagai landasan utama agar Banda Aceh terus berprestasi dimasa yang akan datang.

“Pembinaan dilakukan mulai dari tingkat gampong, kemudian tingkat kecamatan, hingga di tingkat Kota Banda Aceh, untuk selanjutnya mereka yang berprestasi di level kota akan lebih siap untuk mengikuti MTQ di tingkat provinsi yang dilaksanakan di Pidie Jaya pada tahun 2025,” kata Farid.

Baca Juga :  Illiza Buka Banda Aceh City Expo 2026 di Blang Padang

Ia meminta agar ke depan kegiatan Festival Qur’ani kedepan akan lebih banyak bidang yang diperlombakan sehingga akan lebih memotivasi setiap peserta untuk menjadi yang terbaik.

Secara khusus Farid menyampaikan apresiasi kepada Remaja Masjid Al-Furqan Gampong Beurawe yang telah sukses melaksanakan kegiatan tersebut serta mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para peserta dan masyarakat.

Baca Juga :  Reses di Ulee Kareng, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Sosialisasikan Beasiswa dan Bicara Perlindungan Perempuan dan Anak

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Ridwan Ibrahim menyampaikan terimakasih kepada Ketua DPRK yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut hingga terlaksana dengan baik dan berjalan lancar.

Menurutnya kegiatan ini sangat positif, ada beberapa hal yang bisa didapatkan dari diselenggarakannya kegiatan tersebut, diantaranya dapat mendekatkan anak-anak dengan mesjid dan senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Baca Juga :  HIV/AIDS Meningkat, Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Desak Pencegahan Masif

“Betapa antusiasnya para remaja untuk mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, jadi ini suatu hal yang sangat positif bagi generasi muda kita, ” kata Ridwan.

Ia menambahkan dengan adanya kegiatan seperti ini dapat memotivasi remaja untuk mempelajari, mendalami dan mengamalkan Al-Quran. Karena untuk menyelamatkan generasi muda dengan mendekatkan mereka dengan Al-Quran.

Baca Juga :  Lubang Mengancam Keselamatan, Dewan Kota Minta PUPUR Aceh Jangan Tunggu Korban Baru Ditangani

“Maka dengan adanya festival Al-Quran ini insya Allah generasi muda kita lebih memahami, mencintai, mengamalkan Al-Quran,” tutur Ustadz Ridwan Ibrahim[Adv]

DPRK

RKI Kecamatan Kuta Alam resmi meluncurkan program pembinaan keluarga melalui Launching Sekolah Keluarga dengan tema “Merawat Mahligai Cinta dalam Rumah Tangga.”

DPRK

Fraksi Golkar-PKB-PPP DPRK Banda Aceh mendesak agar perubahan APBK 2026 tidak hanya sekadar angka, tetapi berfungsi untuk pembangunan dan pelayanan publik.

DPRK

Fraksi PKS DPRK Banda Aceh mengusulkan alokasi anggaran yang tepat untuk APBK 2026, menekankan pada sektor vital dan evaluasi program yang tidak efektif.

DPRK

Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh menyampaikan pandangan terkait Raqan ABPK 2026, mendesak optimalisasi anggaran untuk pelayanan dasar dan peningkatan pendapatan.