Scroll untuk baca artikel
DPRK

DPRK Banda Aceh Apresiasi Prestasi Kafilah MTQ di Semarang

×

DPRK Banda Aceh Apresiasi Prestasi Kafilah MTQ di Semarang

Sebarkan artikel ini

Linimedia.id-BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, mendorong Pemerintah Kota Banda Aceh untuk memberikan bonus yang layak kepada para peserta asal daerah ini yang berhasil meraih prestasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Semarang. Irwansyah menekankan bahwa selain bonus, Pemko juga perlu mempertimbangkan pemberian beasiswa sebagai bentuk apresiasi atas upaya keras peserta yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Irwansyah juga meminta pemerintah untuk menyiapkan penyambutan yang pantas bagi para kafilah saat mereka kembali ke Banda Aceh. Ia menyatakan, “Prestasi yang diraih patut mendapat penghormatan dan apresiasi dari pemerintah dan masyarakat.” Politisi dari PKS ini menyampaikan rasa bangga dan harunya terhadap kafilah MTQ Aceh yang telah menunjukkan hasil terbaik di MTQ Nasional Semarang, dengan mencatatkan Banda Aceh kembali ke dalam empat besar.

“Setelah sekian lama, kita akhirnya bisa kembali masuk empat besar,” ungkapnya. Ia juga meminta Pemerintah Aceh untuk memberikan perhatian khusus bagi seluruh kafilah Aceh, mengingat prestasi yang diraih tahun ini sangat membanggakan. Irwansyah menegaskan, “Ini prestasi yang tidak main-main dan patut dihargai serta diapresiasi setimpal, baik di dunia maupun akhirat. Apakah itu bonus umrah, bonus lainnya, atau kemudahan dalam lapangan kerja untuk mereka,” tambahnya.

Secara khusus, Irwansyah memberikan apresiasi kepada dua anggota kafilah asal Banda Aceh, yaitu Habibul Hamiz, warga Tibang, yang berhasil meraih juara II dalam cabang tilawah anak-anak, dan Kayyisa Farras, anggota Fahmil Quran Putri, yang berkontribusi membawa Aceh meraih juara I nasional dalam cabang tersebut. Prestasi Kayyisa menjadi sangat istimewa karena ini adalah catatan setelah 45 tahun cabang Fahmil Putri diperlombakan. Kayyisa adalah putri dari Kepala KUA Kuta Alam Banda Aceh, Ustaz Martoni, yang tinggal di Pango Deah, Ulee Kareng.

Baca Juga :  Mualem Minta DPR RI Percepat Anggaran Rehabilitasi 2026–2028

“Selamat kepada ananda Habibul Hamiz dan Kayyisa Farras, serta seluruh kafilah lainnya yang telah mengharumkan nama Aceh di pentas nasional. Semoga Allah memberkahi semuanya, meninggikan derajat, serta memudahkan segala urusan mereka,” ujarnya.

Irwansyah menekankan pentingnya memberikan penyambutan dan penghormatan yang layak saat kafilah kembali ke Banda Aceh, serta berharap pemerintah dapat memberikan apresiasi yang optimal melalui bonus dan beasiswa bagi peserta yang masih berstatus pelajar. “Saya ingin mengucapkan selamat datang kembali kepada para kafilah. Kita berharap, ketika mereka kembali, pemerintah dapat memberikan penghormatan yang sepatutnya,” lanjutnya.

Sebagai langkah ke depan, Irwansyah berpendapat bahwa pembinaan kafilah harus dilakukan secara berkelanjutan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada ajang MTQ berikutnya. Ia mengusulkan agar pemerintah bekerja sama dengan dewan pelatih yang berkompeten. “Tenaga pelatih yang kompeten dapat kita cari dan rekrut untuk meningkatkan kemampuan peserta,” imbuhnya. Ia optimis bahwa Banda Aceh mampu meningkatkan prestasinya pada MTQ Aceh mendatang, berharap untuk tidak hanya meraih juara II, tetapi juga bersaing untuk gelar juara umum.

[Red]

DPRK

RKI Kecamatan Kuta Alam resmi meluncurkan program pembinaan keluarga melalui Launching Sekolah Keluarga dengan tema “Merawat Mahligai Cinta dalam Rumah Tangga.”

DPRK

Fraksi Golkar-PKB-PPP DPRK Banda Aceh mendesak agar perubahan APBK 2026 tidak hanya sekadar angka, tetapi berfungsi untuk pembangunan dan pelayanan publik.

DPRK

Fraksi PKS DPRK Banda Aceh mengusulkan alokasi anggaran yang tepat untuk APBK 2026, menekankan pada sektor vital dan evaluasi program yang tidak efektif.

DPRK

Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh menyampaikan pandangan terkait Raqan ABPK 2026, mendesak optimalisasi anggaran untuk pelayanan dasar dan peningkatan pendapatan.

DPRK

Fraksi Demokrat DPRK Banda Aceh mengemukakan pandangan soal Raqan Perubahan APBK 2026, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang transparan.