LM – Massa dari berbagai elemen masyarakat dijadwalkan akan menggeruduk DPR hari ini. Mereka akan memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang baru saja diumumkan pemerintah pada Sabtu (3/9).
Aksi serupa juga akan dilakukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Massa direncanakan mulai berkumpul pukul 10.00 Wib.
“Aksi ini diorganisir Partai Buruh dan organisasi serikat buruh, petani, nelayan, guru honorer, PRT, buruh migran, miskin kota, dan organisasi perempuan di 34 provinsi. Aksi serentak akan dilakukan di kantor gubernur,” ujar Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh mengatakan, Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/9) kemarin.
Said Iqbal mengklaim jumlah massa mencapai ribuan dan berasal dari berbagai elemen buruh yang tersebar di kawasan Jabodetabek. Selain meminta harga BBM diturunkan, massa akan menuntut omnibus law UU Cipta Kerja dan mendesak kenaikan UMK 2023 sebesar 10 persen -13 persen.
“Aksi ini untuk menuntut pembentukan panja atau Pansus BBM agar harga BBM diturunkan,” tandas Ketua Partai Buruh.
Kepolisian akan mengerahkan personelnya untuk mengamankan jalannya unjuk rasa. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Wilayah Jakarta Pusat, Kompol Purwanta mengatakan, 10 titik yang akan menjadi fokus pengamanan kepolisian.
Pihaknya juga akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk memastikan jalannya demo tidak mengganggu aktivitas warga lainnya. Namun rekayasa ini bersifat situasional, tergantung dari jumlah massa dan ruas jalan yang akan dipakai pengunjuk rasa menyampaikan aspirasinya.
“Pokoknya lihat situasi di lapangan aja ya, intinya tentatif dan pengendalian lebih soft aja,” ujar dia.












