Scroll untuk baca artikel
News

Ratusan Warga Antre Beli Paket Pangan Murah di Simpang Tiga

×

Ratusan Warga Antre Beli Paket Pangan Murah di Simpang Tiga

Sebarkan artikel ini

Linimedia.id – Ratusan warga memadati halaman Kantor Camat Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (8/7/2026), untuk membeli paket kebutuhan pokok bersubsidi dalam Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dibuka pukul 09.00 WIB dengan antrean panjang warga yang ingin mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Gerakan Pangan Murah merupakan kolaborasi Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bank Indonesia, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Aceh Besar. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Camat Simpang Tiga, Mirza Fahlevi, didampingi Wakapolsek Simpang Tiga, Aiptu Mukhtar.

Dalam sambutannya, Mirza Fahlevi mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang kembali memilih Kecamatan Simpang Tiga sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar atas kepercayaan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Simpang Tiga. Program ini sangat membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Dinas Pangan Aceh Besar, Nurbayani, mengatakan pada pelaksanaan kali ini disiapkan 300 paket pangan bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Simpang Tiga.

Setiap paket dijual seharga Rp215 ribu dengan isi satu papan telur, beras 5 kilogram, minyak goreng 2 kilogram, gula pasir 2 kilogram, cabai merah 0,5 kilogram, dan bawang merah 0,5 kilogram.

Menurut Nurbayani, subsidi yang diberikan pemerintah bertujuan menjaga keterjangkauan harga bahan pangan sekaligus membantu mengurangi beban belanja rumah tangga.

Baca Juga :  Resmi! Mulai Hari Ini Harga LPH Non Subsidi Naik Jadi Rp.15.500/Kg

Salah seorang warga Gampong Batee Linteng, Juariah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menilai harga paket jauh lebih murah dibandingkan jika membeli seluruh kebutuhan secara terpisah di pasar.

“Alhamdulillah, program ini sangat membantu kami, terutama untuk kebutuhan sehari-hari. Selisih harganya cukup terasa, sehingga uang yang ada bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya. Kami berharap Gerakan Pangan Murah seperti ini lebih sering diadakan,” katanya.

Hal senada disampaikan Maneh, warga Gampong Krueng Mak. Menurutnya, program tersebut menjadi solusi di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Kami merasa senang karena pemerintah hadir membantu masyarakat. Dengan harga yang lebih terjangkau, kami bisa membeli kebutuhan pokok tanpa terlalu terbebani. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam mendukung pengendalian inflasi daerah serta menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.[]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca