Scroll untuk baca artikel
Nasional

Jusuf Hamka: Bangun Tol Pakai Uang Pemerintah Itu Bohong

78
×

Jusuf Hamka: Bangun Tol Pakai Uang Pemerintah Itu Bohong

Sebarkan artikel ini
Republika/Fergi Nadira Pemilik Warung Nasi Kuning Podjok Halal, Muhammad jusuf Hamka (60) menceritakan awal muka membuka warung makanan seharga Rp. 3 ribu, Selasa (13/2)

LM – JAKARTA — Video pengusaha Jusuf Hamka (66 tahun) yang sedang meneken kontrak pembiayan pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) viral di media sosial (medsos). Jusuf Hamka melalui PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) memimpin kelanjutan proyek Tol Cisumdawu setelah mendapatkan pembiayaan sindikasi dari Bank Syariah Indonesia (BSI).

Pembiayaan itu merujuk perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) Tol Cisumdawu. Uniknya, dikutip dari laman resmi BPJT, penandatanganan perjanjian pembiayaan sindikasi berdasarkan prinsip Musyarakah Mutanaqishah (MMq).
“Baru tandatangan 28 Desember 2022. Alhamdulillah duit anak kampung. Jadi gak ada duit pemerintah. Jadi kalau orang bilang bangun jalan tol pakai uang pemerintah itu bohong. Jadi kolaborasi pemerintah dan swasta,” kata Babah Alun, sapaan akrabnya dalam video dikutip Republika.co.id di Jakarta, Selasa (3/1/2022).
Saat ini, pembangunan Tol Cisumdawu masih menyisakan Seksi IV Cimalaka-Legok sepanjang 8,2 kilometer (km), Seksi 5 Legok-Ujungjaya sepanjang 14,9 km, dan Seksi 6 Ujungjaya-Dawuan sepanjang 6,06 km. Karena itu, ia menegaskan, salah besar jika hanya pemerintah yang dianggap membangun jalan tol.

Table of Contents

“Jadi kalau orang nyinyir sama pemerintah itu salah besar, karena ini swasta yang membangun untuk negeri,” ucap Babah Alun.
Saat ini, pembangunan Tol Cisumdawu masih menyisakan Seksi IV Cimalaka-Legok sepanjang 8,2 kilometer (km), Seksi 5 Legok-Ujungjaya sepanjang 14,9 km, dan Seksi 6 Ujungjaya-Dawuan sepanjang 6,06 km. Karena itu, ia menegaskan, salah besar jika hanya pemerintah yang dianggap membangun jalan tol.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca