Scroll untuk baca artikel
Nasional

Alasan Raja Malaysia Setuju Anwar Ibrahim Menjadi Perdana Menteri

93
×

Alasan Raja Malaysia Setuju Anwar Ibrahim Menjadi Perdana Menteri

Sebarkan artikel ini
Perdana Menteri Malaysia yang baru diangkat Anwar Ibrahim berdoa setelah mengambil sumpah dalam upacara pelantikan di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis, 24 November 2022. Raja Malaysia pada Kamis menunjuk Anwar sebagai perdana menteri negara itu, mengakhiri hari ketidakpastian setelah pemilihan umum yang memecah belah menghasilkan parlemen yang menggantung.

Koalisi reformis Anwar memenangkan pemilihan 2018 yang menyebabkan perubahan rezim pertama sejak kemerdekaan Malaysia dari Inggris pada 1957. Namun pemerintah runtuh setelah Muhyiddin membelot dan bergandengan tangan dengan UMNO untuk membentuk pemerintahan baru.

Belakangan, pemerintahan Muhyiddin dilanda persaingan internal dan dia mengundurkan diri setelah 17 bulan memimpin Malaysia. Pemimpin UMNO Ismail Sabri Yaakob kemudian dipilih oleh raja sebagai perdana menteri.

Table of Contents

Banyak orang Melayu pedesaan khawatir mereka akan kehilangan hak istimewa mereka dengan pluralisme yang lebih besar di bawah Anwar. Muak dengan korupsi dan pertikaian di UMNO, banyak yang memilih blok Muhyiddin dalam pemungutan suara Sabtu.

“Amanah ini akan dipikul dengan kerendahan hati dan tanggung jawab. Saya akan menjalankan tugas serius ini dengan tim saya dipandu oleh kemauan serta keinginan rakyat,” tulis Anwar lewat akun Twitter pribadinya setelah resmi dilantik sebagai perdana menteri.(Republika.co.id)

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca