Koalisi reformis Anwar memenangkan pemilihan 2018 yang menyebabkan perubahan rezim pertama sejak kemerdekaan Malaysia dari Inggris pada 1957. Namun pemerintah runtuh setelah Muhyiddin membelot dan bergandengan tangan dengan UMNO untuk membentuk pemerintahan baru.
Belakangan, pemerintahan Muhyiddin dilanda persaingan internal dan dia mengundurkan diri setelah 17 bulan memimpin Malaysia. Pemimpin UMNO Ismail Sabri Yaakob kemudian dipilih oleh raja sebagai perdana menteri.
Banyak orang Melayu pedesaan khawatir mereka akan kehilangan hak istimewa mereka dengan pluralisme yang lebih besar di bawah Anwar. Muak dengan korupsi dan pertikaian di UMNO, banyak yang memilih blok Muhyiddin dalam pemungutan suara Sabtu.
“Amanah ini akan dipikul dengan kerendahan hati dan tanggung jawab. Saya akan menjalankan tugas serius ini dengan tim saya dipandu oleh kemauan serta keinginan rakyat,” tulis Anwar lewat akun Twitter pribadinya setelah resmi dilantik sebagai perdana menteri.(Republika.co.id)












