Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menjelaskan kebijakan tersebut hanya berlaku untuk SMA 1 dan SMA 6. Ini menjadi langkahnya untuk menyiapkan siswa di kedua sekolah menengah atas itu agar dapat menembus perguruan tinggi negeri (PTN) ternama atau sekolah kedinasan.(Republika.co.id)
Anak SMA Masuk Sekolah Pukul 05.00, P2G Singgung Masalah Esensial Pendidikan NTT








