“Perlu ada sinergi semua pihak dalam mencapai suksesnya dakwah. Dai harus terampil dalam mengurai berbagai tantangan, sehingga visi besar ini dapat kita capai,” pesannya dalam kata sambutan di hadapan para dai.
Sementara itu, Ustadz Ali Hermawan dalam sambutannya menekankan pentingnya azzam (tekad) yang kuat yang harus dimiliki seorang dai. “Perjumpaan ini kita jadikan momentum mempertajam tekad. Kerena, di balik tekad yang kuat ada kepasrahan dan ketundukan kepada Allah. Sehingga, akan melahirkan kebaikan yang penuh kebermanfaatan di mana Allah akan menjadi saksi,” tuturnya.
Momentum bincang dakwah ini memberikan “spirit baru” bagi para dai yang selama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Jupri Solin, dai muda baru 6 bukan tugas dakwah di Kisaran Kabupaten Asahan.
“Saya senang dan bahagia karena bisa mendapatkan pengalaman dan wawasan baru dalam berdakwah dari para teman-teman dan dai senior,” ungkapnya.
Para dai telah mendedikasikan waktu dan tenaganya dalam menyerukan dakwah dan pembinaan di tengah-tengah masyarakat. Dedikasi ini perlu ditopang dan didukung bersama-sama “Apapun bentuknya, berapapun jumlahnya, insya Allah dukungan ini menjadi tambahan pahala jariyah untuk kita semua,” tutup Usman.(Republika.co.id)












