LM – Kota Banda Aceh berubah menjadi panggung spektakuler ketika berbagai budaya Nusantara bersinar terang di jalan-jalan dalam Karnaval Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-78. Acara yang diadakan oleh Pemerintah Banda Aceh ini berhasil menciptakan perpaduan harmonis dari keanekaragaman budaya Indonesia, dengan peserta yang mengenakan pakaian adat dan pakaian hias yang memukau.
Pukul 08.00 WIB, Lapangan Blang Padang menjadi titik awal pawai karnaval yang penuh semangat. Peserta karnaval dari berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga kaum dewasa, berjalan kaki mengelilingi rute yang telah ditentukan. Setiap peserta mengenakan pakaian tradisional yang kaya warna, dengan pernak-pernik dan detail yang menunjukkan identitas budaya mereka masing-masing.
Rute karnaval membawa peserta melewati jalanan strategis di kota, dari Lapangan Blang Padang hingga kembali lagi ke titik awal sebagai tempat finish. Simpang-simpang ikonik seperti Museum Tsunami, Simpang Jam, dan Simpang Pendopo menjadi saksi bisu dari gemerlapnya budaya Nusantara yang berjalan melewati jalan-jalan tersebut.
Warga setempat dan wisatawan tampak bersemangat menyaksikan karnaval ini. “Ini adalah momen yang luar biasa untuk melihat beragam budaya dan keindahan tradisi dari seluruh Indonesia berkumpul dalam satu acara,” kata Sarah, seorang warga yang datang khusus untuk menyaksikan pawai tersebut.
Pada saat karnaval mencapai titik akhirnya, Lapangan Blang Padang dipenuhi oleh berbagai atraksi budaya, musik, dan tarian yang memukau. Peserta dan penonton berbaur dalam semarak perayaan, menunjukkan semangat persatuan dan keberagaman yang menjadi salah satu nilai inti Indonesia.








