Scroll untuk baca artikel
Pemerintah

Dari Bingkai Foto, Illiza Ajak Masyarakat Rawat Ingatan dan Bangun Budaya Sadar Bencana

×

Dari Bingkai Foto, Illiza Ajak Masyarakat Rawat Ingatan dan Bangun Budaya Sadar Bencana

Sebarkan artikel ini
Dari Bingkai Foto, Illiza Ajak Masyarakat Rawat Ingatan dan Bangun Budaya Sadar Bencana

Banda Aceh – Di balik setiap bidikan kamera, tersimpan kisah tentang kehilangan, keteguhan, dan harapan. Deretan foto yang memenuhi ruang pamer Museum Tsunami Aceh pada Senin, 3 Juli 2026, itu tidak sekadar mengabadikan peristiwa, tetapi juga mengajak setiap pengunjung merenungkan makna kemanusiaan dan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat membuka Roadshow Pameran Foto Jurnalistik “Prahara Pulau Emas” yang diselenggarakan oleh Pewarta Foto Indonesia (PFI). Mengusung dokumentasi berbagai bencana di Pulau Sumatera, pameran ini menjadi ruang refleksi bersama mengenai arti solidaritas, daya juang, dan semangat untuk bangkit.

Dalam sambutannya, Illiza mengapresiasi Pewarta Foto Indonesia yang telah menghadirkan pameran tersebut di Banda Aceh. Menurutnya, fotografi jurnalistik memiliki peran strategis sebagai media edukasi sekaligus pengingat agar masyarakat tidak melupakan pelajaran berharga dari setiap bencana.

“Atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh, kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pewarta Foto Indonesia yang telah menyelenggarakan pameran foto ini. Kegiatan seperti ini sangat penting karena menghadirkan dokumentasi visual yang sarat makna dan menjadi media edukasi bagi masyarakat,” ujar Illiza.

Ia menilai kekuatan sebuah foto terletak pada kemampuannya menyampaikan pesan yang melampaui rangkaian kata. Setiap bingkai mampu merekam fakta, menghadirkan emosi, sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang lahir di tengah situasi sulit.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca