LM – JAKARTA — Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan bahwa pertemuan antara Partai Nasdem dengan Partai Golkar sudah dikomunikasikan kepada pihaknya. Partai Demokrat mendukung pertemuan tersebut, yang dinilainya dapat membuka peluang Partai Golkar bergabung dengan rencana Koalisi Perubahan.
“Demokrat mendukung pertemuan ini, karena jika ada partai lain yang juga ingin ikut serta dalam Koalisi Perubahan ini, Demokrat akan menyambut baik. Prinsipnya bagi Demokrat, Koalisi Perubahan adalah koalisi yang terbuka,” ujar Herzaky lewat keterangan tertulisnya, Kamis (2/2/2023).
Rencana Koalisi Perubahan antara Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disebutnya sebagai kerja sama politik yang telah memiliki kepastian. Sebab, ketiganya sudah memenuhi presidential threshold sebesar 20 persen dan bersepakat mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).
“Koalisi Perubahan merupakan koalisi pertama yang sudah memenuhi ambang batas presiden 20 persen dan jelas siapa calon presiden yang bakal diusung. Kalau-kalau ada teman-teman parpol lain yang mungkin masih galau, kami terbuka untuk menerimanya,” ujar Herzaky.
Jika ada partai politik lain yang ingin bergabung, mereka harus menerima karakter perubahan dari Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS. Sebutnya, ketiga partai tersebut sudah satu nafas untuk menghadapi kontestasi nasional mendatang.
“Nasdem dengan prinsip restorasi, PKS dengan semangat perubahan, begitu juga Demokrat dengan semangat perubahan dan perbaikannya. Dengan adanya pertemuan-pertemuan lintas parpol seperti ini, harapan kami bisa membangun suasana yang cair dan sejuk menyambut Pemilu 2024,” ujar Herzaky.












