Scroll untuk baca artikel
Nasional

Dibayangi Masalah Gempa, Turki akan Majukan Pelaksanaan Pemilu

56
×

Dibayangi Masalah Gempa, Turki akan Majukan Pelaksanaan Pemilu

Sebarkan artikel ini
Pemilu Turki (ilustrasi). Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberi sinyal pada Rabu (1/3/2023), bahwa pemerintahnya berniat untuk mengadakan pemilihan umum, sebulan lebih awal dari yang dijadwalkan sebelumnya.

Erdogan telah mengakui kekurangannya pada tahap awal dalam tanggapannya, tetapi ia juga menyalahkan pada kondisi cuaca buruk saat ini, serta kerusakan bangunan yang parah akibat gempa, termasuk pada jalan dan infrastruktur.

Pada hari Rabu (1/3/2023), dia menegaskan kembali janji untuk membangun kembali lebih dari 400 ribu rumah dalam setahun. “Kami akan menghilangkan puing-puing ini, kami akan menyembuhkan lukanya. Kami akan memperbaiki apa yang hancur dan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi rakyat kami, ”katanya.

Table of Contents

Erdogan juga mengatakan apa yang disebut pertemuan Perisai Risiko Nasional akan diadakan pada hari Jumat (3/3/2023). Pertemuan ini untuk meninjau ulang gedung-gedung bangunan negara yang tidak mematuhi aturan konstruksi. Para ahli menyoroti lemahnya penegakan peraturan bangunan sebagai alasan utama mengapa gempa tersebut menyebabkan begitu banyak kehancuran bangunan.

Bank Dunia memperkirakan bahwa gempa bumi telah menyebabkan kerugian sekitar 34,2 miliar dolar AS atau Rp 521,6 triliun dimana kerusakan fisik langsung, yang setara dengan 4 persen dari produk domestik bruto negara tersebut pada tahun 2021.

Sementara Bank Dunia mengatakan biaya pemulihan dan rekonstruksi akan jauh lebih besar, berpotensi dua kali lebih besar. Dan kerugian PDB yang terkait dengan gangguan ekonomi juga akan menambah beban biaya gempa bumi semakin besar.(Republika.co.id)

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca