Selain itu UGM juga telah melakukan pengembangan produk strategis seperti kedelai. Eni mengatakan UGM telah mengembangkan Smart Agricultural Enteprise (SAE) kedelai.
“Kedelai lokal yang dikembangkan mulai dari hulu hilir dan tentu saja kolaborasi dari interdisiplin dan transdisiplin yang pendekatannya sistem, jadi mulai dari budaya, pascapanen, kemudian proses penggudangan, distribusi dan sampai ke off taker, dengan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan baik industri maupun masyarakat, maupun traceability,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-73 UGM akan diisi berbagai kegiatan, mulai dari Nitilaku, penanaman pohon, panggung hiburan, pemasangan patung craki, hingga acara puncaknya yang akan digelar pada 19 Desember. Dalam acara puncak juga akan ada penghargaan untuk para alumni di pelosok yang memiliki pengaruh di masyarakat.(Republika.co.id)












