Ia pun menambahkan, bantuan yang paling besar bagi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan adalah doa-doa yang baik. “Doa-doa terbaik kita pun tentunya untuk kawan-kawan di sini yang akan terus menopang dan menggerakkan dunia sepak bola Indonesia,” ungkapnya.
Erick menekankan tidak akan ada yang mampu mengobati rasa kehilangan keluarga yang ditinggalkan oleh para korban tragedi Kanjuruhan.
“Tetapi, Insya Allah, ikhtiar ini bisa sedikit meringankan beban sekaligus mengenang mereka yang telah meninggalkan kita,” ucap Erick.
Mantan Presiden Inter Milan ini pun mengajak pecinta sepak bola Indonesia untuk bertekad agar dimulai dari saat ini, sepak bola tidak boleh menyebabkan pecah belah, ketakutan dan kesedihan.
“Ini saatnya kita rombak sepak bola untuk menciptakan sepak bola membawa kebahagian dan menjadi pemersatu bangsa Indonesia,” tegasnya.
Muhammad Nursyamsi(Republika.co.id)












