Harga Telur Makin Mahal, Mendag: Untung Sedikit Boleh Kan, Banyak Utang Peternak

Harga Telur Makin Mahal, Mendag: Untung Sedikit Boleh Kan, Banyak Utang Peternak Mendag sidak warung di sekitar pasar Klender. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

LM – Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan menganggap, kenaikan harga telur yang saat ini dalam beberapa waktu terakhir sebagai bonus bagi peternak ayam. Mengingat, dalam dua tahun terakhir peternak ayam menderita kerugian akibat telur maupun daging ayam tak laku di pasaran imbas pandemi Covid-19.

“Ini baru sebulan (kenaikan) untung sedikit kan boleh, masih banyak utang tuh peternak unggas. Kalau (harga) turun terus lama-lama tutup dia, ga jualan lagi. Kemarin dua tahun peternak kita itu rugi,” ujarnya saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Jaya Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (25/6).

Mendag mendapati, saat ini, harga telur ayam di Pasar Jaya Kramat Jati mencapai Rp28 ribu per kilogram. Menurutnya, harga tersebut masih wajar.

“Sekarang sudah Rp 28 ribu. Alhamdulillah. Wajar, ya bu,” ucapnya.