Scroll untuk baca artikel
Nasional

Ini Pidato SBY yang Bikin PDIP Naik Darah

94
×

Ini Pidato SBY yang Bikin PDIP Naik Darah

Sebarkan artikel ini

Tak hanya itu, kecurangan juga terjadi pada saat Pemilu 2019. Yang mana, PDI Perjuangan telah membuka pintu kepada Demokrat untuk bergabung dalam koalisi Indonesia Maju dan mengusung Jokowi sebagai capres.

“Kalau saya melihat ini sedikit cerita 2019 lalu, saat itu ketika Demokrat mau bergabung dengan pemerintahan Pak Jokowi, dilakukan banyak diskusi. Saya mendengar dengan mata kepala saya sendiri, bahwa Ibu Mega tidak keberatan. Karena 2014 dengan 2019 berbeda,” ungkapnya.

Table of Contents

Namun, setelah diskusi tersebut final, tiba-tiba SBY melakukan pidato dan menyebut bahwa ada upaya penjegalan Demokrat bergabung dalam koalisi Jokowi, karena ada salah satu ketua umum partai yang tidak setuju.

“Lalu saya sampaikan itu ada jejak rekamnya, saya sampaikan ke saudara ke Pak SBY, Pak Agus teman saya di Komisi VI dulu. Dan Pak Agus saya sampaikan sikap PDI Perjuangan tersebut monggo, Agus Hermanto sekiranya mau bergabung dengan pemerintahan Pak Jokowi lalu dilakukan lobi-lobi,” ujarnya.

“Pak SBY melakukan lobi ke Gerindra melakukan lobi ke tempat Pak Jokowi dan kemudian tidak mengambil keputusan dan kemudian Pak SBY berpidato. Bahwa di dalam kerja sama itu tidak bisa bergabung karena ada salah satu ketum partai yang keberatan,” tambahnya.

Demokrat Tuding Hasto Pemecah Hubungan Mega-SBY

Politisi Partai Demokrat, Herman Khaeron menanggapi pernyataan Hasto yang menuding Demokrat melakukan kecurangan masif pada Pemilu 2019. Dia menyebut, Hasto hanya ingin memecah belah antara Megawati Soekarnoputri dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca