“Artinya, rata-rata kenaikan harga di sekitar lima persen. Ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi dunia, rata-rata inflasi di negara-negara di dunia, patut kita syukuri,” kata dia.
Selain itu, kinerja ekonomi Indonesia pun juga dinilainya cukup membaik. Pada kuartal ketiga 2022, ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,72 persen dan perdagangan juga meningkat 58 persen. Jokowi melanjutkan, pemerintah juga terus melakukan transformasi nasional dengan melakukan hilirisasi industri di dalam negeri untuk mendapatkan nilai tambah.
“Kita juga terus mendongkrak agar UMKM kita naik kelas dengan digitalisasi dan memasukkan ke platform-platform digital untuk menciptakan peluang kerja, untuk nilai tambah yang maksimal di dalam negeri kita sendiri,” tambah dia.(Repunlika.co.id)












