Scroll untuk baca artikel
Nasional

Jusuf Hamka: Bangun Tol Pakai Uang Pemerintah Itu Bohong

78
×

Jusuf Hamka: Bangun Tol Pakai Uang Pemerintah Itu Bohong

Sebarkan artikel ini
Republika/Fergi Nadira Pemilik Warung Nasi Kuning Podjok Halal, Muhammad jusuf Hamka (60) menceritakan awal muka membuka warung makanan seharga Rp. 3 ribu, Selasa (13/2)

“Jadi kalau orang nyinyir sama pemerintah itu salah besar, karena ini swasta yang membangun untuk negeri,” ucap Babah Alun.

Dia memastikan, pembangunan Tol Cisumdawu dikonsep seperti di luar negeri. Misalnya, ada toko seperti di Amerika Serikat dan Jepang. “Pokoknya nanti Tol Cisumdawu bukan hanya terowongan kembar, tapi nanti ada outlet seperti di luar negeri, ada kayak di Boston Amerika atau kayak di Jepang,” ujarnya.

Table of Contents

Dia menyampaikan, pembangunan di Tol Cisumdawu bukan satu-satunya yang sudah dikerjakannya. Babah Alun mencatat, sudah enam tol yang digarapnya di bawah PT Citra Marga Nusaphala Persada. Setelah ini, pihaknya siap mengerjakan Tol Harbour Road II rute Ancol Timur-Pluit sepanjang 9,6 km.

“Ini kita bukan jalan tol satu-satunya, kita sudah ada enam dan kita akan bangun lagi nanti Harbour II dan akan dibiayai bank syariah. Ini bank syariah ini memakai hukum syariah. Nanti akan membuat jalan tol syariah, nanti sahamnya juga syariah yang akan dipublikasikan tahun depan (2023) ya karena sekarang sedang digodok dengan akademisi dan BPJT,” ucap Babah Alun.

Dia pun siap mengadakan syukuran atas rencana pembangunan beberapa tol yang digarap perusahaan, yang digawanginya. Selain syukuran di Masjid Babah Alun di kolong Tol Ancol, Jakarta Utara, ia bakal meresmikan masjid juga di kawasan Krukut, Kota Depok, Jawa Barat. Masjid Babah Alun di Krukut berlokasi di rest area Tol Depok-Antasari (Desari) yang dikerjakan PT Citra Waspphutowa, yang merupakan anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca