LM – Kapolda Aceh, Irjen Achmad Kartiko, mengikuti latihan menembak bersama Wakapolda Brigjen Armia Fahmi dan pejabat utama di Lapangan Tembak Mapolda Aceh pada Selasa, 2 Januari 2024.
Dalam hal ini, Irjen Achmad Kartiko menyatakan bahwa olahraga menembak bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan keseimbangan mental, fokus, dan keterampilan.
“Olahraga menembak dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan dan melatih fokus. Karena setiap gerakannya dapat melatih ketenangan, konsentrasi, dan kesabaran,” ungkap Kapolda Aceh, sambil menekankan pentingnya aspek mental dalam olahraga ini.
Katanya, latihan menembak bukan hanya tentang keahlian menembak itu sendiri, tetapi juga tentang mengasah ketenangan dan kesabaran yang diperlukan dalam situasi yang membutuhkan kehati-hatian. Dalam situasi yang memerlukan tindakan cepat dan tepat, keseimbangan mental dapat menjadi kunci utama dalam pengambilan keputusan yang bijak.
Selain manfaat keseimbangan mental, Kapolda Aceh menyoroti pentingnya latihan menembak sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan personel Polri dalam tugas-tugas lapangan. “Personel Polri perlu melaksanakan latihan dengan olahraga menembak. Hal itu agar kemampuan menggunakan senjata lebih meningkat. Selain itu juga agar paham SOP penggunaan senjata dengan tepat dan sesuai keadaan atau ancaman yang ada,” ujarnya.
Dengan demikian, lanjutnya, latihan menembak tidak hanya bertujuan untuk mempertajam keterampilan menembak semata, tetapi juga sebagai sarana untuk mencapai keseimbangan mental, meningkatkan konsentrasi, dan mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Sehingga olahraga menembak dianggap sebagai investasi dalam kesejahteraan mental dan profesionalisme personel Polri, sekaligus kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).[SA]












