Scroll untuk baca artikel
Nasional

Kejam! Ibu Ini Lempar Bayinya Usia 10 Bulan ke Sungai, Geram 4 Hari Korban Tak Berhenti Menangis

59
×

Kejam! Ibu Ini Lempar Bayinya Usia 10 Bulan ke Sungai, Geram 4 Hari Korban Tak Berhenti Menangis

Sebarkan artikel ini
Kamrah (38: baju tahanan oranye) ditangkap polisi usai membuang bayinya ke Kali Kandang Gede, Desa Bakung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Jumat (7/4/2023).

LM – TANGERANG – Kejamnya ibu yang satu ini tega melempar bayinya ke sungai hanya dipicu masalah sepele.

Pelaku nekat melempar bayinya ke sungai karena geram anak kandungnya itu sudah 4 hari tidak berhenti menangis.

Table of Contents

Korban yang hanyut di sungai setelah d ibuang ibu kandungya itu pun akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Seorang ibu di Kabupaten Tangerang tega membuang bayi anak kandungnya sendiri ke kali hingga ditemukan tewas mengambang.

Kamrah (38), ibu bayi berusia 10 bulan itu ditetapkan menjadi jadi tersangka.

Dikutip dari TribunJakarta, pada Rabu (5/4/2023) siang, jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan tewas mengambang di Kali Kandang Gede, Desa Bakung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengatakan, dari hasil penyelidikan, bayi tersebut bernama M Al-ikhsan.

“Kamrah adalah ibu dari mayat bayi laki-laki yang ditemukan di bantaran kali di Kampung Kandang Gede, Desa Bakung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang,” ujar Sigit, di Mapolsek Kronjo, Jumat (7/4/2023).

Dari pendalaman, Kamrah secara sengaja dan sadar melempar darah dagingnya sendiri ke Kali Kandang Gede.

Tak tahan dengan tangisan sang anak berhari-hari jadi salah satu motifnya.

“Berdasarkan keterangan yang bersangkutan, motif tindakan itu adalah karena anak terus menangis selama beberapa hari,” terang Sigit.

Selain itu, tersangka juga mengaku semakin tertekan karena rasa lelah akibat pekerjaan rumah tangga ditambah faktor ekonomi.

“Juga karena tidak adanya suami karena bekerja di Jakarta dan sudah beberapa hari tidak bisa dihubungi,” sambung Sigit.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca