Scroll untuk baca artikel
Nasional

Kemenkes Bakal Penuhi Kebutuhan USG di Semua Puskesmas

63
×

Kemenkes Bakal Penuhi Kebutuhan USG di Semua Puskesmas

Sebarkan artikel ini
Kader PKK mengukur lingkar kepala balita di Posyandu Bougenvile, Pemancar, Depok, Jawa Barat.

Kemudian dokter terlatih telah tersedia di 4.392 puskesmas (42.5 persen). Pelatihan dokter akan dilanjutkan tahun 2023, dijadwalkan sebelum Maret 2023 sesuai pencairan anggaran.

Monitoring per provinsi dari 66 persen puskesmas yang sudah mempunyai alat USG untuk pemeriksaan kehamilan antara lain 2 provinsi mencapai lebih dari 90 persen puskesmasnya sudah memiliki USG, 24 provinsi mencapai 50-90 persen puskesmas yang memiliki USG, dan 8 provinsi di bawah 50 persen.

Table of Contents

Selain USG, Kemenkes akan memenuhi kebutuhan antropometri di semua posyandu. Total kebutuhan antropometri kit sebanyak 313.737 dari jumlah Posyandu 303.416.

Kemenkes menargetkan tahun 2024 semua posyandu memiliki antropometri. Tahun ini, 33,9 persen posyandu akan tersedia antropometri kit.

Sebelumnya tahun 2019 baru 25.177 puskesmas memiliki antropometri kit, 2020 sebanyak 1.823 posyandu, tahun 2021 sebanyak 16.936 Posyandu, tahun 2022 berjumlah 34.256 posyandu, tahun 2023 ditargetkan berjumlah 127.033 posyandu, dan 2024 ditargetkan mencapai 81.512 posyandu yang memiliki antropometri.

Tahun ini, antropometri kit akan tersedia di 102.853 posyandu (33.9 persen). Pelatihan pemantauan pertumbuhan dilakukan dengan melibatkan tenaga terlatih dari puskesmas.(Republika.co.id)

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca