LM – Di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Senayan, Jakarta Pusat, Deputi Pemberdayaan Pemuda, Asrorun Ni’am Sholeh, dan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) melakukan pertemuan. Rabu, 11 Oktober 2023.
Pertemuan itu bukan hanya sebatas pertukaran sapaan dan salam mesra, melainkan juga pembahasan rencana-rencana kegiatan yang berkenaan dengan isu-isu krusial, terutama dalam konteks kepemudaan. Era teknologi yang semakin canggih memunculkan perubahan cepat yang mengharuskan pemuda untuk lebih adaptif dan responsif.
Asrorun Ni’am memberikan arahan tegas kepada PB PII. Beliau menegaskan bahwa pemuda adalah tulang punggung bangsa, dan perlu meletakkan diri pada posisi yang tepat. Terutama, dalam mengisi celah yang muncul akibat perkembangan teknologi yang tak kenal henti.
“PB PII harus senantiasa tajam dalam memantau isu-isu terkini dan siap memberikan solusi untuk masalah-masalah yang tengah dihadapi bangsa Indonesia di era yang semakin terbuka ini,” ungkap Asrorun Ni’am Sholeh, yang juga merupakan Guru Besar di UIN Jakarta.
Kehadiran Abdul Kohar Ruslan, Ketua Umum PB PII, beserta jajaran pengurusnya menjadi tambahan semangat dalam pertemuan ini. Semua pihak sepakat bahwa pemuda harus menjadi motor penggerak dalam menyongsong perubahan yang cepat dan berkelanjutan di era digital ini.[red]












