Tak lama berselang, Reza hendak berkunjung ke Jakarta lantaran ada konferensi yang harus dihadiri. Sayangnya, Peggy juga sedang ada safari dakwah di Jambi dan Batam selama delapan hari.
“Kita sama-sama yakin. Kalau rezeki tidak ketukar. Kami berserah diri. Sama-sama minta sama Allah. Kalau Allah sudah mau tidak akan tidak ada yang menolak,” ujar Peggy.
Ternyata, separuh jadwal Peggy dibatalkan karena ada tim yang jatuh sakit dan waktunya persis saat konferensi dilaksanakan. Akhirnya mereka bertemu di bandara. Kemudian melangsungkan pernikahan di rumah Peggy dengan wali nikah adiknya Peggy.
Reza mengatakan pernikahan dirinya dan Peggy sudah ditakdirkan oleh Allah SWT. Peggy merupakan rezeki yang diberikan Allah SWT untuk Reza.
“Prinsipnya sama. Sama-sama yang cinta sama Alquran dan sunah, cinta sama dakwah cari imbangnya. Kita mencari seorang pendamping yang bisa memberikan kekuatan baru. Ketenangan hidup,” ujar Reza.(Republika.co.id)












