Scroll untuk baca artikel
Nasional

Koalisi PDIP-Gerindra dan Persahabatan Keluarga Teuku Umar

73
×

Koalisi PDIP-Gerindra dan Persahabatan Keluarga Teuku Umar

Sebarkan artikel ini
Prabowo Bertemu Megawati.

Meski alami pasang-surut, ternyata persahabatan Megawati dan Prabowo tak lekang oleh waktu. Hubungan keduanya makin dekat sejak Prabowo masuk Kabinet Indonesia Maju pada 2019 lalu.

Megawati menceritakan persahabatannya dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang telah dijalin sejak lama.

“Kenapa Pak Prabowo sampai orang bingung, kok saya bisa sobatan sama Prabowo Subianto? Memangnya kenapa? Karena kalau buat saya, itu Pancasila saya,” ujar Megawati di Istana Negara Jakarta, Selasa (3/12).

Megawati meyakini bahwa musuh seharusnya dirangkul. Bahkan, dia mengaku yang menyelamatkan Prabowo saat berada di luar negeri.

Kala itu, Prabowo sedang bermasalah dengan status kewarganegaraan atau stateless. Megawati yang menjadi Presiden saat itu berang kepada Menteri Luar Negeri dan Panglima TNI karena Prabowo dibiarkan tak bernegara.

“Dulu saya ambil beliau keleleran (terlantar), saya marah sebagai presiden, siapa yang buang beliau stateless? Saya marah pada Menlu, saya marah pada Panglima. Apapun juga beliau manusia Indonesia, pulang beri dia itu tanggung jawab,” ungkap Megawati.

Cerita persahabatan antara Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto terus berlanjut. Kemesraan Mega-Prabowo ditunjukkan ketika Pemilu 2009.

Megawati dan Prabowo sepakat berjuang bersama pada Pilpres 2009. Kala itu PDIP dan Gerindra dari barisan oposisi berkoalisi. Kubu Mega-Prabowo berhadapan dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono dan Jusuf Kalla (JK)-Wiranto. Pencoblosannya dilakukan pada 8 Juli 2009.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca