Menurutnya, banyak anak muda Aceh memiliki kemampuan di bidang teknologi dan kecerdasan buatan.
Namun mereka belum terserap secara maksimal oleh industri sehingga sebagian memilih bekerja secara freelance atau mencari peluang di luar daerah.
“Anak-anak muda Aceh sebenarnya memiliki kemampuan yang sangat baik. Banyak yang memiliki skill digital, tetapi belum terserap secara maksimal oleh industri,” beber dia.
“Akibatnya, mereka mencari peluang sendiri melalui pekerjaan freelance atau harus keluar daerah untuk mengembangkan kariernya,” ujarnya.
Pemko Siapkan Gedung BAA
Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir mengatakan, Garuda Spark Innovation Hub akan difasilitasi di Gedung Banda Aeh Academy (BAA) yang berada di kawasan Blanggadang.
Gedung BAA yang merupakan eks Gedung Dekranasda Bantersebut da Aceh nantinya akan menjadi sebagai pusat aktivitas komunitas digital, startup, dan talenta teknologi.
“Kehadiran program ini diharapkan mempercepat lahirnya kolaborasi baru, membuka peluang usaha, serta membantu talenta digital Aceh terhubung dengan kebutuhan industri dan pasar yang lebih luas,” pungkasnya.(*)
Sumber: Serambinews.com












