Scroll untuk baca artikel
Nasional

Krematorium di Beijing Alami Kewalahan Tangani Jenazah Covid-19

63
×

Krematorium di Beijing Alami Kewalahan Tangani Jenazah Covid-19

Sebarkan artikel ini
AP/Dake Kang Seseorang menunggu di lorong klinik demam di Rumah Sakit Puren di Beijing, Rabu, 14 Desember 2022. Komisi Kesehatan Nasional China menurunkan laporan harian COVID-19 mulai Rabu sebagai tanggapan atas penurunan tajam dalam pengujian PCR sejak pemerintah melonggarkan tindakan antivirus setelah kasus harian mencapai rekor tertinggi.

Ambulans yang terparkir membawa jenazah yang terbungkus. Pekerja rumah duka yang menggunakan setelan hazmat mengambil jenazah itu dari ambulans, kemudian dipindahkan ke ruang persiapan untuk menunggu kremasi. Tiga dari banyak cerobong asap mengepul terus menerus. Beberapa meter dari krematorium, di rumah duka, wartawan Reuters melihat sekitar 20 kantong jenazah berwarna kuning berisi jenazah di yang diletakkan di lantai. Namun reuters tidak dapat memastikan apakah jenazah itu meninggal karena Covid-19.

Operator keamanan parkir dan pemilik toko guci di gedung rumah duka, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan kepada Reuters, jumlah kematian berada di atas rata-rata pada periode ini. Jumlah kematian kali ini ebih banyak dibandingkan dengan periode sebelum pencabutan pembatasan pandemi. Para pekerja yang sakit juga memengaruhi staf di sekitar rumah duka khusus Covid-19 di Beijing.

Table of Contents

“Kami memiliki lebih sedikit mobil dan pekerja sekarang,” kata seorang staf di Rumah Duka Miyun kepada Reuters tanpa menyebut nama, sembari menambahkan bahwa ada tumpukan permintaan untuk layanan kremasi. (Republika.co.id)

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca