Scroll untuk baca artikel
Nasional

Masuk Lima Menteri Terbaik, Ini Kiprah Hadi Tjahjanto

67
×

Masuk Lima Menteri Terbaik, Ini Kiprah Hadi Tjahjanto

Sebarkan artikel ini
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto (kedua kiri), didampingi Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni (kiri) dan Anggota DPR Ihsan Yunus (kedua kanan) berbincang dengan warga penerima sertifikat tanah saat kunjungan kerja ke Arab Melayu, Jambi, Kamis (22/12/2022). Menteri ATR/BPN menyerahkan sertifikat tanah secara blusukan ke 12 rumah warga di Kota Jambi setelah sehari sebelumnya juga sempat menyerahkan sertifikat tanah bagi 744 kepala keluarga Suku Anak Dalam 113 di Batanghari.

Menteri ATR Hadi Tjahjanto berpesan kepada masyarakat untuk menjaga sertifikat yang didapatkan agar aman dari ancaman mafia tanah.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Selatan, Menteri ATR meresmikan gedung kantor baru dan menyampaikan tiga arahan tentang mafia tanah.

Table of Contents

Menteri ATR Hadi Tjahjanto melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Laut untuk meninjau langsung loket layanan pertanahan serta fasilitas pendukung yang ada di kantor tersebut.

Menteri ATR Hadi Tjahjanto menyerahkan sertifikat hasil Konsolidasi Tanah secara langsung ke 10 rumah perwakilan masyarakat di Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Mafia Tanah

Sebagaimana diketahui, Hadi Tjahjanto dalam berbagai pidato dan pengarahannya pada jajaran selalu mengutip mafia tanah yang harus digebuk.

Sebab bagi Hadi, ATR/BPN harus melaksanakan tugas dengan baik dalam melayani masyarakat dan tidak memberikan ruang sekecil apapun pada mafia tanah untuk bertindak.

Upaya yang dilakukannya adalah dengan berkoordinasi dan bersinergi bersama aparah hukum, pemerintah daerah (pemda), maupun badan peradilan dengan mengikuti perundang-undangan yang berlaku.(Republika.co.id)

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca