LM – Dalam menghadapi arus mudik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, PT Hutama Karya (Persero) memastikan kesiapannya dengan mengoperasikan ruas tol Sigli–Banda Aceh. Ruas tol ini terdiri dari beberapa seksi, yakni Seksi II (Seulimeum-Jantho), Seksi III (Jantho – Indrapuri), Seksi IV (Indrapuri-Blang Bintang), Seksi V (Blang Bintang – Kuta Baro), dan Seksi VI (Kuta Baro – Baitussalam), dengan total panjang mencapai 48,5 km.
Gratis! Seksi 5 dan 6 Tol Sigli–Banda Aceh Selama Natal 2023
Meskipun Seksi 1 (Seaulimeum–Padang Tidji) masih dalam tahap konstruksi sepanjang 25 km, pengguna jalan dengan tujuan menuju Sigli diarahkan untuk keluar di Gerbang Tol Seulimeum. Ruas tol ini dapat dilalui oleh pemudik dengan kecepatan minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam. Adapun tarif tol diberlakukan untuk Seksi 2, 3, dan 4 (Seulimeum – Blang Bintang), sementara Seksi 5 dan 6 (Blang Bintang–Baitussalam) masih gratis, namun, pengguna jalan tetap melakukan transaksi dengan kartu e-toll seperti biasa.
Menyikapi potensi lonjakan pengguna jalan selama periode Natal dan Tahun Baru, Hutama Karya telah mempersiapkan langkah-langkah mitigasi yang dimulai dengan kegiatan gelar apel siaga Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Acara ini diadakan di Rest Area Tol Pekanbaru – Bangkinang pada tanggal 15 Desember 2023, yang dipimpin oleh Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero) Koentjoro. Kegiatan serentak juga dilaksanakan di seluruh cabang Ruas Tol PT Hutama Karya (Persero), melibatkan semua petugas tol, Patroli Jalan Raya (PJR), dan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib).
Dalam apel siaga tersebut, dilakukan pengecekan kendaraan layanan tol dan peralatan tol untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Sebanyak 222 petugas tol, terdiri dari petugas layanan tol, Polisi PJR, paramedis, dan Kamtib, telah disiagakan, bersama dengan 27 kendaraan layanan tol, 22 gardu tol, dan 5 titik top up di 5 gerbang tol.
Totok Masyadi, Branch Manager Ruas Tol Sigli–Banda Aceh, menyampaikan bahwa prediksi lalu lintas Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dari tanggal 18 Desember 2023 sampai 3 Januari 2024 mencapai 89.679 kendaraan atau rata-rata lalu lintas harian sebanyak 3.751 kendaraan. Angka ini naik sebanyak 74 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal pada 2023 (51.412 kendaraan) dan juga naik sebanyak 41 persen dibandingkan dengan lalu lintas Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (63.770 kendaraan).
Totok Masyadi juga menyampaikan prediksi arus puncak mudik pada tanggal 23 Desember 2023 sebanyak 7.677 kendaraan yang melalui tol sibanceh di semua gerbang. Sementara itu, pada tanggal 1 Januari 2024, terjadi lonjakan pengguna sebanyak 7.717 kendaraan, hal ini dipicu oleh kegiatan silaturahmi dan wisata yang umumnya terjadi saat awal tahun.
Untuk mengatasi potensi lonjakan pengguna jalan tol selama masa mudik Natal dan Tahun Baru 2024, Hutama Karya telah merumuskan beberapa tindakan mitigasi. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengurangi antrean panjang di gerbang tol dan selalu memastikan kondisi kendaraan dan kondisi fisik tubuh pengemudi.
Sebagai bagian dari langkah mitigasi, Hutama Karya menyarankan agar para pemudik mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan. Ini melibatkan pengecekan kondisi kendaraan, membawa perlengkapan darurat, dan istirahat yang cukup selama perjalanan. Selain itu, perusahaan juga mengingatkan pengguna tol untuk selalu patuh terhadap aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan sesuai dengan batas yang ditetapkan, dan menggunakan fasilitas tol dengan bijak.[red]












