“Kami tadinya berencana untuk sholat Jumat dan pihak gereja mengizinkan kami menyewa tempat tersebut,” ujarnya.
Ia menyampaikan hingga saat ini tidak ada satu pun fasilitas ibadah Muslim di Okotoks. Namun, dengan keberadaan populasi Muslim yang besar saat ini ada kebutuhan untuk itu.
“Sekarang mereka punya ruang sendiri. Gereja sangat fleksibel,” lanjut dia.
Sekitar 30 orang dilaporkan hadir untuk sesi ibadah pertama awal bulan ini. Soharwardy mengatakan wanita dan anak-anak juga diterima di lokasi tersebut. Dia mengatakan, di masa depan ada kemungkinan kota ini memiliki masjid sendiri.(Reppublika.co.id)












