Scroll untuk baca artikel
Nasional

Operasi Pasar Murah di Tasikmalaya Diserbu Warga

60
×

Operasi Pasar Murah di Tasikmalaya Diserbu Warga

Sebarkan artikel ini
Warga mengantre untuk mendapatkan beras murah dalam operasi pasar di halaman Kantor Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat (17/2/2023).

“Saya beli beras. Soalnya murah, hanya Rp 9.400 per kilogram. Di pasaran mah tidak ada yang di bawah Rp 12 ribu,” ujar dia. Menurut dia, meski harganya murah, kualitas beras yang dijual di operasi pasar murah itu cukup bagus.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tasikmalaya, Adang Mulyana, mengakui, harga beras di pasaran saat ini memang relatif tinggi. Salah satu penyebabnya adalah kondisi cuaca terus hujan, sehingga memengaruhi hasil panen.

Table of Contents

“Selain itu, sekarang masih belum memasuki masa panen raya. Jadi stoknya terbatas,” kata Adang.

Berdasarkan data UPTD Pasar Resik I, harga beras di Pasar Cikurubuk pada Rabu (16/2/2023) berkisar antara Rp 9.450 hingga Rp 13.500 per kilogram. Harga beras paling murah itu merupakan stok dari Bulog.

Menurut Adang, stok beras di pasar masih dalam kondisi aman. Hanya saja, harganya yang naik dalam beberapa waktu terakhir. “Mungkin juga karena BBM naik juga,” kata dia.

Adang menambahkan, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan operasi pasar di wilayah kecamatan lainnya, sehingga harga beras di pasaran dapat segera stabil. Operasi pasar itu juga dilakukan untuk mencukupi ketersediaan menjelang Ramadhan.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya, Nurtjipto, mengatakan, operasi pasar kali ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau. Dengan begitu, diharapkan inflasi di Kota Tasikmalaya tetap terjaga.

Salah komoditas yang dijual dalam operasi pasar murah itu adalah beras. Pasalnya, harga beras di pasaran saat ini masih relatif tinggi.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca