“Beras yang disediakan sebanyak 2 ton. Harganya per karung isi lima kilogram itu Rp 47 ribu. Itu beras premium,” kata Nurtjipto.
Selain menyediakan komoditas kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, dalam operasi pasar murah murah itu juga tersedia sejumlah hasil pertanian dari Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kecamatan Cihideung. “Jadi bisa sekaligus mengenalkan produk lokal ke masyarakat,” kata dia.
Nurtjipto menambahkan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah di wilayah Priangan Timur untuk melakukan operasi pasar murah. Sebelumnya, BI Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis juga telah menggelar operasi pasar murah pada Senin (13/2/2023).
“Ke depan, kami juga lakukan di daerah lain di Priangan Timur, terutama nanti pada menjelang Ramadhan. Operasi pasar ini juga dilakukan untuk membuat stabil pasokan, karena (untuk komoditas beras) kami masih menunggu panen raya,” ujar Nurtjipto.(Republika.co.di)












