Scroll untuk baca artikel
News

Pasien Sakit Kronis di Aceh Rayakan Meugang dan Idul Adha di Rumah Singgah BFLF

2097
×

Pasien Sakit Kronis di Aceh Rayakan Meugang dan Idul Adha di Rumah Singgah BFLF

Sebarkan artikel ini

“Mari datang kerumah singgah untuk menghibur, dan berbagi kasih dengan mereka yang sedang berjuang sembuh,” ujarnya.

Salah satu pasien, Yusmawati (44), asal Aceh Utara yang mengidap autoimun, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan rumah singgah. Menurutnya, selain biaya pengobatan yang besar, akomodasi di Banda Aceh menjadi tantangan tersendiri bagi pasien dari daerah.

Table of Contents

“Rumah singgah ini benar-benar menyelamatkan kami. Saya berharap BFLF suatu hari nanti bisa punya bangunan permanen agar lebih banyak orang seperti saya bisa tertampung,” harap Yusma.

Berikut daftar pasien yang saat ini tinggal di Rumah Singgah BFLF Pusat per 2 Juni 2025:
1. Waldian Arga (16) – Aceh Tamiang – Masalah tulang
2. Nurazizah (33) – Aceh Barat – Hipertiroid
3. Nurhalida (58) – Simeulue – Batu ginjal
4. Hafsah (60) – Simeulue – Kanker payudara
5. Nelvi Indriani Nazara (21) – Aceh Singkil – Tumor leher
6. Yunidar M. Nur (49) – Bireuen – Tiroid
7. Anggia Putri (19) – Aceh Utara – Autoimun
8. Yusmawati (44) – Aceh Utara – Autoimun
9. Maulana Malik Yulindra (11) – Aceh Barat – Thalassemia

Sejak berdiri, Rumah Singgah BFLF telah membantu lebih dari 1.507 pasien dan pendamping dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Keberadaan rumah singgah ini menjadi solusi bagi keluarga kurang mampu yang harus menjalani pengobatan jangka panjang di Banda Aceh.***

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca