Dia melanjutkan, bila partai politik mulai memunculkan Capres masing-masing, bakal mengganggu soliditas pemerintahan Jokowi dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi. Anggota DPR RI asal Solo tidak menyalahkan Partai NasDem yang dinilai terburu-buru mengambil sikap politik. Meskipun deklarasi dukungan kepada Anies Baswedan merupakan hak setiap partai.
“Kepada kawan kawan di NasDem, itu hak NasDem dan sebagai satu dinamika politik, ya tidak menyalahi aturan. Tapi sekali lagi, kekhawatiran saya sebagai partai pengusung PDI Perjuangan, yang ibu (Megawati) selalu bilang ‘ojo kesusu’. Ini baru 2 tahun lebih sedikit, kita sudah mau nggege mongso untuk menampilkan calon presiden,” ucapnya.(Merdeka.com)












