LM – Inisiatif yang luar biasa datang dari Kejaksaan Tinggi Aceh dengan peluncuran Program Jaksa Masuk Dayah, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum kepada santri dan warga dayah di Aceh. Acara ini disambut antusias oleh Pemerintah Aceh, yang melalui Azwardi, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, mengungkapkan apresiasi mendalam mereka.
“Sosialisasi penyuluhan hukum di dayah yang diinisiasi oleh Kejaksaan Tinggi Aceh ini adalah langkah luar biasa. Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh akan bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Aceh untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Azwardi. Selasa, 12 September 2023.
Program ini mencerminkan perhatian yang besar dari Kejaksaan Tinggi Aceh terhadap generasi muda, terutama santri, untuk memastikan pemahaman, ketaatan, dan dukungan terhadap supremasi hukum. Pemerintah Aceh berharap bahwa setelah mengikuti program ini, para santri akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya hukum dalam kehidupan mereka.
Azwardi juga menyampaikan bahwa banyak individu terjerat masalah hukum karena kurangnya pemahaman, terutama dalam kasus-kasus yang terkait dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Oleh karena itu, penyuluhan ini penting untuk membentuk karakter santri dan mengajarkan mereka menghormati hukum.
“Para santri juga diharapkan dapat menyebarkan pengetahuannya ke lingkungan sekitar mengenai dampak pelanggaran hukum,” tambah Azwardi.
Penyuluhan hukum ini dilaksanakan untuk meminimalisir tindak kekerasan di dayah, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur tentang pembentukan pengawasan dayah terkait antisipasi isu-isu kekerasan.












