LM – Dalam upaya menangani lonjakan inflasi yang terjadi di Aceh, Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami Hamzah SE MSi, memimpin kegiatan pasar murah yang diadakan di Takengon. Pasar murah ini dibuka pada Selasa, 4 Juni 2024, dan akan berlangsung hingga 7 Juni 2024 di Pasar Tradisional Paya Ilang, Bebesen.
Pasar murah tersebut menyediakan sejumlah kebutuhan harian dengan harga yang terjangkau, seperti beras premium seharga Rp 94 ribu per 10 kg, gula pasir Rp 28 ribu per 2 kg, minyak goreng Rp 32 ribu per 2 liter, dan telur ayam Rp 42 ribu per papan. Seremonial pembukaan pasar murah dihadiri oleh Pj Bupati Aceh Tengah, Pj Bupati Bener Meriah, Pj Bupati Aceh Tenggara, serta beberapa kepala SKPA dan Biro terkait.
Dalam kunjungannya, Pj Gubernur Bustami juga meninjau aktivitas di Pasar Paya Ilang, berinteraksi dengan pedagang buah dan sayur, serta menanyakan kondisi penjualan mereka. M Gade, Plt Kelapa Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, mengungkapkan bahwa situasi inflasi di Aceh meningkat, dengan inflasi bulanan sebesar 0,15%, lebih tinggi daripada tingkat nasional yang mengalami deflasi sebesar 0,03%. Bahkan, inflasi tahunan Aceh mencapai 3,32%, melebihi inflasi nasional yang hanya sebesar 2,84%.
Di tengah situasi ini, Aceh Tengah mencatatkan kenaikan inflasi tertinggi dalam empat bulan terakhir, yaitu sebesar 4,91%. M Gade menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh terus berupaya mengurangi beban inflasi bagi masyarakat, salah satunya melalui kegiatan pasar murah yang sedang berlangsung.












