Selanjutnya, sesuai prosedur yang berlaku tim forensik Kepolisian melakukan identifikasi dan penelusuran DNA untuk memastikan bahwa jasad tersebut adalah Eril. Siang harinya, pihak Kepolisian menyampaikan konfirmasi hasil DNA bahwa jasad itu Eril.
Muliaman menambahkan, prosedur selanjutnya sesuai dengan aturan hukum di Bern, Swiss, berkas tersebut akan disampaikan kepada pengadilan. Kemudian pengadilan telah memutuskan untuk menyerahkan jasad tersebut kepada keluarga.
“Sekitar 2 jam lalu pihak pengadilan memberikan wewenang keluarga untuk memberikan jasad Ananda Eril,” kata dia.
KBRI Bern memastikan penghormatan hak-hak islam terpenuhi. Untuk selanjutnya KBRI Bern akan terus mendampingi persiapan pemberangkatan jenazah ke Indonesia.
Jarak Jasad Eril Ditemukan dari Lokasi Hilang
Jarak ditemukan jasad Eril dengan lokasi almarhum pertama kali hilang cukup jauh. Tepatnya 5,1 Km jika kita ukur dari googlemaps.
Eril pertama kali dilaporkan hilang pada 26 Mei 2022 waktu Bern di Schoenausteg. Jasad Eril, ditemukan di bendungan Engehalde di Bern.
Jika berkendara, membutuhkan waktu sekitar 16 menit dari lokasi hilang dan ditemukan jenazah Eril.
Jenazah Eril Dibawa ke Indonesia
Perwakilan Keluarga Eril, Elpi Nazmuzzaman mengatakan pihak keluarga akan segera membawa jenazah Eril ke Indonesia.
“Untuk waktu kami belum bisa memastikan pasti kapan tiba di Indonesia. Harapan kami bisa tiba di Indonesia Sabtu atau Ahad (Minggu),” katanya saat konferensi pers secara daring, Kamis (9/6).
Lebih lanjut, dia menyampaikan, keluarga akan nerima jenazah Eril untuk kemudian disempurnakan haknya selaku muslim.
“Apabila dia wafat maka hendaklah diantarkan, disucikan, dikafakan, disalatkan dan diantarkan untuk dimakamkan sesuai sariat islam,” jelasnya.
Tak lupa pihak keluarga pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian Eril.
“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada kepolisian Bern, kepolisian maritim Bern, pemerintah Kota Bern, pemerintah Swiss juga kepada KBRI,” tutup Epil.












