Scroll untuk baca artikel
Nasional

Pertemuan Satu Meja SBY dan Megawati Semoga Bukan Basa Basi

95
×

Pertemuan Satu Meja SBY dan Megawati Semoga Bukan Basa Basi

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri bersama Try Sutrisno, Hamzah Haz, dan M Jusuf Kalla.

Dia juga tidak memungkiri Megawati dan SBY merupakan dua orang tokoh yang dapat menentukan arah politik Tanah Air berjalan kondusif. “Tentu masih banyak tokoh lain, seperti Pak Muhaimin, Pak Prabowo, JK (Jusuf Kalla). Namun, yang paling terlihat berkonflik ya Mega-SBY. Kalau mereka menurunkan ego personalnya, tentu akan berimbas ke pemilu yang kondusif,” ujar Dira.

Komentar serupa disampaikan Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah. Ia menilai dalam politik semua bisa saja terjadi, termasuk koalisi PDIP-Demokrat meski kedua parpol sepanjang sejarah tidak pernah berkoalisi secara nasional.

Table of Contents

Meski bukan tidak mungkin Dedi mengaku koalisi PDIP-Demokrat cukup sulit terwujud. Hal itu karena faktor karakter pemilih yang berseberang. Jika dipaksakan bukan tidak mungkin baik PDIP maupun Demokrat bisa kehilangan suara.

“Untuk itu, duduk satu meja antara Megawati dan SBY sangat mungkin hanya momentum yang tidak dapat dihindari. Jikapun ada agenda di dalamnya kemungkinan besar tidak mengarah pada agenda koalisi,” ujar Dedi saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (15/11/2022).

Asumsinya, lanjut Dedi, jika koalisi terjadi, maka Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan ditawarkan untuk bakal calon wakil presiden (bacawapres). Sementara posisi yang sama semestinya lebih mudah didapat dan potensial dari koalisi Perubahan.

Sisi lain, nama besar SBY akan redup jika kemudian disandingkan dengan Megawati yang sejauh ini cukup miliki pengaruh besar. “Artinya, Demokrat akan menjadi jauh lebih kecil di banding saat bersama dengan PKS dan Nasdem,” kata Dedi.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca