Scroll untuk baca artikel
Nasional

PKS Setuju Usulan AHY untuk Bikin Sekretariat Koalisi

58
×

PKS Setuju Usulan AHY untuk Bikin Sekretariat Koalisi

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers awal tahun 2023 di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis, 12 Januari 2022. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan pandangan dan isu-isu terkini seperti mengatakan Partai Demokrat menolak UU Cipta Kerja, dan sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024 serta penangkapan Lukas Enembe. TEMPO/M Taufan Rengganis

LM – Jakarta – Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menyambut baik saran pembentukan sekretariat koalisi yang disuarakan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY. Kholid menilai adanya sekretariat koalisi akan membuat solidaritas koalisi semakin solid.

“PKS menyambut baik usulan Partai Demokrat agar segera dibentuk Sekretariat Perubahan, sebagai sekretariat bersama calon mitra di Koalisi Perubahan,” kata Kholid saat dihubungi, Kamis, 26 Januari 2023.

Table of Contents

Kholid menyampaikan keberadaan sekretariat koalisi juga akan membantu memperlancar proses deklarasi mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres 2024.

Tak hanya memperkuat solidaritas, keberadaan sekretariat koalisi, kata Kholid, juga akan memperkuat kebersamaan serta komitmen kerja sama koalisi antara PKS, Nasdem, dan Demokrat.

Kholid menjelaskan bahwa selama ini sudah terbentuk tim kecil Koalisi Perubahan, dimana kerja tim kecil menggodok kesepakatan-kesepakatan penting dalam Koalisi Perubahan. “Kami setuju jika tim kecil tersebut bisa ditransformasi menjadi Sekretariat Perubahan,” kata dia.

AHY desak mitra koalisi membuat sekretariat koalisi

AHY mengajak calon mitra koalisi, PKS dan Nasdem, untuk segera membentuk Sekretariat Perubahan. Menurut dia, keberadaan Sekretariat Perubahan jadi bukti keseriusan dan komitmen Partai Demokrat untuk mewujudkan Koalisi Perubahan.

Agus menegaskan, bahwa koalisi yang terbentuk antara Demokrat, PKS, dan Nasdem ada tujuannya, bukan untuk politik transaksional dan pragmatisme. Dia menjelaskan, terbentuknya Koalisi Perubahan juga bertujuan menyongsong perubahan sebagaimana yang diinginkan oleh bangsa.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca