LM – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya bentukan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengkalim telah menekan angka kejahatan jalanan khususnya balapan liar. Keberhasilan tersebut tidak lain karena pemberian sepeda motor baru yang diberikan Kapolda Fadli Imran.
Kabag Binops Ditsamapta Polda Metro Jaya Kompol Isa Ansori mengatakan, Tim Patroli Perintis Presisi sejak diresmikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Kamis, 13 Januari 2022 telah bertugas berhasil menekan angka kejahatan jalanan.
“Khususnya untuk balapan liar berhasil ditekan dan mengalami penurunan,” kata Isa saat dihubungi, Senin (8/8).
Secara rutin Tim Perintis Presisi melakukan kegiatan antisipasi pencegahan kejahatan jalanan. Atas kerja keras yang rutin digelar, kejahatan balap liar di sejumlah titik rawan di wilyah hukum Polda Metro Jaya saat ini telah berkurang secara drastis.
Keberhasilan itu tidak lain adalah fasilitas sepeda motor baru yang memiliki tenaga lebih pemberian oleh Kapolda Fadil Imran. Tim Patroli Perintis Presisi mampu mengobrak abrik para pembalap jalanan dan mengejar pelaku balap liar.
Kompol Isa mengatakan saat ini tim patroli menggunakan Kawasaki Trail bertenaga sekitar 150 cc dan 250 cc. Tim Patroli Perintis Presisi lebih sering melakukan patroli di sejumlah tempat yang rawan terjadinya kejahatan jalanan.
“Patroli dan menempatkan personel di titik rawan. Semua menggunakan kendaraan baru,” jelasnya.
Sebelumnya, Fadil Imran mengatakan Tim Patroli Perintis Presisi membutuhkan motor yang bertenaga lebih besar untuk menangkap pelaku balap liar. Selain meningkatkan kapasitas dengan pelatihan Fadil juga penggantian alat pendukung patroli seperti sepeda motor akan menambah semangat petugas di lapangan.
“Saya berencana akan mengganti sepeda motor seperti yang digunakan Lantas, tetapi dengan model trail,” kata dia saat apel di tenda putih Monas, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam, 26 Februari 2022.
Ditambah Tim Patroli Perintis Presisi yang baru dibentuk harus selalu menjalankan tugas selama 24 jam.(Merdeka.com)












