Scroll untuk baca artikel
Hukum

Polresta Banda Aceh Gelar “Ramadan Curhat” Bersama Instansi Terkait

23
×

Polresta Banda Aceh Gelar “Ramadan Curhat” Bersama Instansi Terkait

Sebarkan artikel ini
Program Ramadan curhat dilaksanakan bertempat di D' Energi Coffe, Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (28/3/2024) malam.
Program Ramadan curhat dilaksanakan bertempat di D' Energi Coffe, Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (28/3/2024) malam.

LM – Polresta Banda Aceh menggelar program “Ramadan Curhat” bersama sejumlah instansi terkait untuk menyerap aspirasi dan mengatasi kendala dalam pengamanan mudik menjelang hari raya Idul Fitri 1445 H. Acara ini dilaksanakan di D’ Energi Coffe, Ingin Jaya, Aceh Besar pada Kamis (28/3/2024) malam.

Kapolsek Ingin Jaya, Ipda M Izazaya, menjelaskan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Ingin Jaya saat ini masih aman. Dalam acara tersebut, berbagai instansi terkait seperti Satpol PP, WH, Basarnas, dan Angkasa Pura turut hadir untuk membahas masalah-masalah terkini terkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Table of Contents

Salah satu permasalahan yang diangkat adalah terkait dengan pengamanan mudik. Satpol PP dan WH Aceh Besar turut berperan dalam memastikan jalur mudik aman, termasuk pengamanan pasar kaget kuliner dan ketertiban penjual takjil di sore hari di wilayah Ingin Jaya.

Selain itu, Darmadi, General Manager Angkasa Pura, menyampaikan perihal kerusakan pagar pembatas menuju lokasi landasan oleh oknum warga untuk mencari makanan ternak. Hal ini dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Langkah perbaikan dan koordinasi dengan Satpol PP dan WH dilakukan untuk menangani permasalahan ini.

Tak hanya itu, keluhan juga disampaikan terkait dengan penolakan warga terhadap etnis Rohingya yang terdampar di Aceh Barat. Meskipun upaya evakuasi telah dilakukan, namun penolakan dari warga terkait tempat evakuasi menjadi tantangan tersendiri.

Dalam pertemuan ini, Wakapolresta Banda Aceh, AKBP Satya Yudha Prakasa, menekankan pentingnya sosialisasi anti-narkoba. Hal ini menjadi langkah penting untuk mengurangi kasus penyalahgunaan narkoba, yang tidak hanya terjadi pada golongan ekonomi atas tetapi juga di kalangan masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca