Scroll untuk baca artikel
Nasional

Rusia Rombak Posisi Jenderal Tertinggi dalam Invasi Ukraina

59
×

Rusia Rombak Posisi Jenderal Tertinggi dalam Invasi Ukraina

Sebarkan artikel ini
Gavriil Grigorov, Sputnik, Kremlin Pool Photo Komandan tertinggi militer Rusia di Ukraina, Jenderal Sergei Surovikin, kiri, dan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, tengah, menghadiri pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selama kunjungannya ke staf gabungan pasukan yang terlibat dalam operasi militer Rusia di Ukraina, di lokasi yang tidak diketahui, Sabtu, 17 Desember 2022.

LM – MOSKOW — Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu telah menunjuk Kepala Staf Umum Valery Gerasimov sebagai komandan pasukan yang baru. Dia akan bertugas memimpin operasi militer khusus atau lebih dikenal dengan invasi di Ukraina.

Langkah tersebut tidak hanya membuat Gerasimov secara langsung bertanggung jawab atas nasib penyerangan tersebut, tetapi juga pada dasarnya menurunkan pangkat Jenderal Sergei Surovikin. Sosok yang dijuluki “Jenderal Armageddon” oleh media Rusia karena kekejamannya yang terkenal itu sebelumnya bertugas sebagai Komandan Pasukan Gabungan Rusia.

Table of Contents

Sebuah pernyataan Kementerian Pertahanan mengatakan, perombakan dimaksudkan untuk meningkatkan kontak antara berbagai cabang militer. Keputusan ini juga mempertimbangkan kualitas dan efektivitas dari struktur komando.

Surovikin merupakan jendral Angkatan Bersenjata Rusia dan Komandan Angkatan Dirgantara. Dia menjabat posisi komandan tertinggi pada tiga bulan lalu dengan dilantik oleh Presiden Vladimir Putin.

Menurut laporan BBC, kini Surovikin menempati posisi wakil komandan tertinggi. Sedangkan Jenderal Gerasimov yang menjabat sejak 2012 adalah kepala staf umum Rusia terlama di era pasca-Soviet.

Mathieu Boulegue dari lembaga think-tank Chatham House di London mengatakan, dalam menggeser keputusan Gerasimov, Putin dapat mencoba meningkatkan pengaturan manual atas manajemen perang. Putin pun dinilai membelokkan kritik dari ultra-nasionalis pro-perang di dalam dan di luar Istana Kremlin.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca