Pada awal bulan ini Putin mengatakan resiko perang nuklir meningkat. Tapi ia menegaskan Rusia tidak akan “menjadi gila” dan senjata nuklir Rusia sepenuhnya hanya untuk pertahanan.
“Dunia Barat keseimbangan, antara hasrat yang membakar untuk membuat malu, menyerang, memecah dan menghancurkan Rusia sebanyak mungkin, dan hasrat untuk menghindari bencana nuklir, di sisi yang lain,” kata Medvedev.
Bila Rusia tidak mendapatkan jaminan keamanan yang dimintanya. “Dunia akan terus terhuyung-huyung di ambang Perang Dunia Tiga dan bencana nuklir, kami akan melakukan segalanya untuk mencegahnya,” kata Medvedev.
Ia juga mengatakan Rusia dapat melupakan hubungan normal dengan Barat selama bertahun-tahun dan mungkin beberapa dekade ke depan. Lalu justru fokus pada hubungan dengan seluruh dunia lainnya. (Republika.co.id)












