Scroll untuk baca artikel
Nasional

Sosialisasi Paham Radikal di Ponpes Al-Islah, Polres Pamekasan Diadang Massa

73
×

Sosialisasi Paham Radikal di Ponpes Al-Islah, Polres Pamekasan Diadang Massa

Sebarkan artikel ini
Dok Polres Pamekasan Personel Polres Pamekasan (ilustrasi).

Sementara itu, sebuah rekaman video beredar di media sosial yang menunjukkan gambar adanya kelompok massa mendatangi Ponpes Al-Islah dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Massa yang berjumlah sekitar ratusan orang itu menghadang mobilBinmas Polisi dengan berteriak “polisi mester Sambo”.

Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto, mengatakan, jajarannya memang sedang menggelar Operasi Bina Waspada Semeru 2022, sebagai upaya mencegah penyebaran paham radikal dan melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan adanya warga terlibat jaringan teroris. Operasi tersebut merupakan upaya jangka panjang untuk mencegah adanya warga yang terpapar paham radikal.

Table of Contents

Operasi Bina Waspada Semeru2022 digelar dengan memberikan penyuluhan dan sosialisasi ke ponpes, organisasi kemasyarakatan (ormas) bidang keagamaan, serta lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama. Melalui operasi tersebut, polisi ingin mengajak para ponpes pondok pesantren untuk proaktif dalam terlibat dalam kegiatan pencegahan paham radikal.

“Intinya, melalui Operasi Bina Waspada 2022 ini, kami menginginkan tercipta situasi yang kondusif melalui pendekatan pemahaman keagamaan yang toleran, sehingga bisa saling menghargai perbedaan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya,” kata Rogib.

Sementara itu, Kepala Desa Angsanah Moh Masduki, menjelaskan, aksi massa itu terjadi karena ada salah paham. Masduki mengajak seluruh semua elemen masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan kabar berita yang tidak bertanggung jawab dan berpotensi menimbulkan situasi tidak kondusif.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca