Scroll untuk baca artikel
Seputar Aceh

Tim Para Camat Dibantai 5-1 dari Tim Pemkab Aceh Besar

×

Tim Para Camat Dibantai 5-1 dari Tim Pemkab Aceh Besar

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto meluapkan kegemberiaan usai memasukkan bola ke gawang Camat, pada laga persahabatan, Pemkab unggul 5-1, di JSC Kota Jantho, Rabu (22/11/2023)
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto meluapkan kegemberiaan usai memasukkan bola ke gawang Camat, pada laga persahabatan, Pemkab unggul 5-1, di JSC Kota Jantho, Rabu (22/11/2023)

LM – Pertandingan sepak bola persahabatan yang memukau antara Pemkab Aceh Besar dan tim para camat pada Rabu petang kemarin di Estadio Jantho Sport Center (JSC). Laga yang diadakan untuk meraih revans setelah kekalahan telak di pertemuan sebelumnya menjadi sorotan utama masyarakat Aceh Besar. Meskipun tim para camat tampil dengan skuad lebih solid dan beberapa pemain tambahan, namun hasil akhir tetap menunjukkan dominasi Pemkab Aceh Besar dengan skor 5-1.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Sambut Hangat Pengurus SPS

Dalam pertandingan yang berlangsung lebih seru, Pemkab Aceh Besar yang dipimpin oleh Pejabat Bupati (Pj Bupati) Muhammad Iswanto cs, berhasil mengulangi keberhasilan mereka di pertandingan sebelumnya. Meski tim para camat tampil all-out dengan skuad yang lebih solid, termasuk penambahan kekuatan dari kiper legendaris Basir Emba Buffon, Pemkab Aceh Besar tetap menguasai pertandingan.

Table of Contents

Pertandingan diawali dengan intensitas tinggi, di mana tim para camat berusaha membalaskan kekalahan mereka sebelumnya. Skuad mereka, yang terdiri dari pemain-pemain hebat seperti Kamil, Akbar, Azhar Wali, Irda, Rauza, Ibnu, Azhari, Fajar, Ridho, dan Husaini, mencoba memberikan tekanan sejak menit awal. Lini belakang Pj Bupati yang dikawal oleh libero Sekda Sulaimi serta bek sayap Arifin sempat kesulitan menghadapi serangan yang gencar dari para camat.

Baca Juga :  Tiga Rumah Terbakar di Jontor Subulussalam

Namun, keunggulan Pemkab Aceh Besar secara perlahan terlihat ketika mereka berhasil membalikkan dominasi permainan. Bonden Pj Bupati yang tampil dengan starting line up Andi (kiper), Muhammad Iswanto, Sekda Sulaimi, Fahrul Bobo, Mambo, Agus, Subhan, Arifin, Fadli, Ridwan Jamil, dan Agus Mulyadi, memperlihatkan kelasnya. Mereka berhasil menahan serangan awal para camat dan bahkan menghadirkan mimpi buruk bagi mereka.

Pada menit ke-20, el capiten Muhammad Iswanto membuka pesta gol bagi Pemkab Aceh Besar dengan mencetak gol pertama melalui kerja sama bola pendek dengan pemain jangkar Subhan. Gol ini menjadi pemicu bagi tim Pj Bupati untuk semakin menekan. Sepuluh menit kemudian, pemain sayap Fakhrul Bobo menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan assist midfielder Mambo. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Cek Legalitas SMKS Muhammadiyah

Memasuki babak kedua, Pemkab Aceh Besar tidak mengendurkan tekanan. Mereka terus membombardir lini belakang para camat dan berhasil menambah tiga gol tambahan. Muhammad Iswanto, yang berperan sebagai main striker, mencetak gol kedua untuknya dan gol ketiga bagi timnya dengan sontekan tajam setelah menerima assist apik dari Mambo.

Laju tim Pj Bupati semakin tak terbendung. Winger Agus Husni berhasil menaklukkan kiper Basir Emba Buffon dan mencatatkan nama di papan skor. Skor menjadi 4-0 untuk keunggulan Pemkab Aceh Besar. Meskipun tim para camat berhasil mencetak gol hiburan melalui center back Basiryang pada menit ke-65, keunggulan Pemkab Aceh Besar tetap tidak tergoyahkan.

Baca Juga :  Vaksinasi Harian Polda Aceh dan Jajaran Capai 3.111 Orang

Pesta gol Pemkab Aceh Besar ditutup oleh Agus Husni dengan mencetak gol kelima pada menit 69, memanfaatkan assist dari pemain pengganti Ridwan Jamil. Kegembiraan Pj Bupati Muhammad Iswanto meluap setelah melihat timnya meraih kemenangan gemilang dengan skor akhir 5-1.

Dalam wawancaranya setelah pertandingan, Pj Bupati Iswanto menyampaikan apresiasinya terhadap tim para camat yang tampil dengan semangat dan kemampuan yang luar biasa. Meskipun kalah, semangat untuk membangun solidaritas dan kebersamaan dalam memajukan daerah tetap menjadi fokus utama. “Yang kita cari bukan hanya kalah atau menang, tapi lebih dari itu, membangun solidaritas dan semangat kolektif untuk melayani masyarakat,” ujarnya dengan antusias.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca