Rena menyebut Irma semasa hidupnya saat bekerja di Turki juga kerap membiayai pendidikan adiknya, dan membantu pengeluaran sehari-hari keluarga.
KBRI Ankara dalam siaran tertulisnya yang diterima di Denpasar, Minggu, mengumumkan tim pencarian gabungan dari Indonesia dan Turki menemukan dua jenazah WNI dari reruntuhan Apartemen Galeria Residence, di Dyarbakir, Turki, Jumat (17/2).
Jenazah dua WNI itu langsung diidentifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri yang ada di Hatay, Turki. Hasil identifikasi mengonfirmasi identitas dua jenazah WNI tersebut sebagai Irma Lestari dan Ni Wayan Supini.
Irma Lestari merupakan WNI asal Lombok yang keluarganya berdomisili di Denpasar, sementara Ni Wayan Supini diketahui tinggal di Klungkung, Bali.
Informasi penemuan jenazah dan hasil identifikasi itu pun langsung disampaikan ke keluarga dua korban tersebut oleh KBRI Ankara.
Keluarga dari mendiang Irma Lestari membenarkan pihaknya dihubungi langsung oleh Dubes Iqbal, Sabtu (18/2).
“Yang mengabarkan KBRI tadi malam Pak Iqbal (Dubes RI untuk Turki, red.),” kata Rena.
Ia mengaku juga melihat pemulasaraan jenazah Irma dari rekaman video yang dikirimkan oleh KBRI Ankara.(Republika.co.id)












