Scroll untuk baca artikel
DPRK

Wakil Ketua DPRK Penumpang Perdana Bus Trans Koetaradja Rute Baru

×

Wakil Ketua DPRK Penumpang Perdana Bus Trans Koetaradja Rute Baru

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab saat menjadi penumpang perdana Transkoetaradja Rute Lampaseh - Lambung, Banda Aceh

LM-Kehadiran Bus Trans Koetaradja kini layani rute baru yang menghubungkan Lampaseh hingga Lambung, Ulee Lheue mulai Rabu 26 Februari 2025.

Kehadiran bus Transkutaraja Rute baru ini diharapkan dapat menjadi solusi transportasi yang efisien bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani angkutan umum.

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, turut merasakan manfaat dari layanan ini dengan langsung mencoba rute baru Trans Koetaradja.

Dari halte Barata, bus ini melintasi jalanan kota menuju simpang BNI46, dan melanjutkan perjalanan ke arah Lampaseh.

Tidak hanya memberikan kenyamanan, kehadiran bus ini juga memberi kemudahan bagi warga untuk mengakses transportasi umum tanpa biaya sepeser pun, karena layanan ini sepenuhnya gratis.

Dalam kesempatan tersebut, Daniel Abdul Wahab mengungkapkan bahwa Trans Koetaradja bukan sekadar solusi mobilitas, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pengembangan transportasi ramah lingkungan.

“Ini merupakan langkah positif untuk memudahkan warga beraktivitas, tanpa perlu khawatir soal biaya, serta mengurangi kemacetan di pusat kota,” tambahnya.

Warga Kota Banda Aceh kini dapat dengan mudah memanfaatkan layanan ini untuk berbagai keperluan, mulai dari berbelanja hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dengan menyasar berbagai titik penting dan bahkan masuk ke permukiman warga, Trans Koetaradja menawarkan aksesibilitas yang lebih baik dan terjangkau. Warga tidak perlu lagi ragu untuk menikmati kemudahan transportasi ini, menjadikannya pilihan utama untuk perjalanan dalam kota.[**]

DPRK

Fraksi Golkar-PKB-PPP DPRK Banda Aceh mendesak agar perubahan APBK 2026 tidak hanya sekadar angka, tetapi berfungsi untuk pembangunan dan pelayanan publik.

DPRK

Fraksi PKS DPRK Banda Aceh mengusulkan alokasi anggaran yang tepat untuk APBK 2026, menekankan pada sektor vital dan evaluasi program yang tidak efektif.

DPRK

Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh menyampaikan pandangan terkait Raqan ABPK 2026, mendesak optimalisasi anggaran untuk pelayanan dasar dan peningkatan pendapatan.

DPRK

Fraksi Demokrat DPRK Banda Aceh mengemukakan pandangan soal Raqan Perubahan APBK 2026, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang transparan.

DPRK

Fraksi Nasdem DPRK Banda Aceh sampaikan pandangan tentang Raqan APBK 2026, menekankan pelayanan publik yang berkualitas dan anggaran berbasis kesejahteraan.