“Apalagi melakukan tajdid-tajdid itu, tidak ada tajdid kecuali melalui ijtihad dan tidak bisa ber-ijtihad al-muttafaqihina fiddin kecuali yang bisa berijtihad itu orang yang betul-betul paham agama,” ujarnya. (Republika.co.id)
Wapres Sampaikan Kriteria Pemimpin yang Dibutuhkan Indonesia di Depan Ganjar








