Scroll untuk baca artikel
DPRK

Dewan Kota Minta PLN Tak Padamkan Listrik Selama Ramadhan

×

Dewan Kota Minta PLN Tak Padamkan Listrik Selama Ramadhan

Sebarkan artikel ini

LM– Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi, meminta PT PLN (Persero) untuk tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan suci Ramadhan 1446 H yang akan berlangsung kurang dari sebulan lagi.

Menurutnya, listrik memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran ibadah dan aktivitas harian selama bulan puasa.

Baca Juga :  Ismawardi Desak Dinkes Segera Lakukan Fogging di Punge Ujong, Antisipasi Wabah DBD

“Kalau PLN ada melakukan perawatan, sebaiknya dilakukan dari sekarang, jangan pada bulan Ramadhan,” ujar Ismawardi, yang juga anggota Komisi I DPRK Banda Aceh, minggu (2/2/2025).

Ia menegaskan bahwa pemadaman listrik di bulan Ramadhan akan sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, khususnya saat berbuka puasa, salat tarawih, hingga sahur.

Sebagai bulan yang penuh berkah, Ramadhan menjadi momen bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Diduga Berutang Rp100 M, DPRK Minta Transparansi

Aktivitas seperti salat berjamaah di masjid, tadarus Al-Qur’an, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya sangat bergantung pada ketersediaan listrik.

karena itu, Ismawardi meminta PLN agar memastikan pasokan listrik tetap stabil dan tidak ada pemadaman yang bisa menghambat pelaksanaan ibadah masyarakat.

Selain berdampak pada ibadah, pemadaman listrik juga bisa mengganggu aktivitas ekonomi warga. Banyak usaha kecil seperti warung makan, kafe, dan toko kelontong yang beroperasi pada malam hari saat Ramadhan.

Baca Juga :  Fraksi PAN Dorong Pemko Banda Aceh Optimalisasi APBK 2026

Jika listrik padam, usaha-usaha ini bisa mengalami penurunan pendapatan karena tidak bisa melayani pelanggan dengan optimal.

Tak hanya itu, listrik juga menjadi kebutuhan utama bagi rumah tangga, terutama dalam menyiapkan makanan untuk sahur dan berbuka.

Ismawardi berharap PLN dapat mengantisipasi potensi gangguan dengan melakukan perawatan jaringan sejak dini.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Dorong Pemko Tingkatkan Upaya Penurunan Angka Stunting

Jika memang diperlukan pemeliharaan, ia meminta agar dilakukan sebelum Ramadhan tiba, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan pemadaman listrik.

Permintaan ini sejalan dengan harapan warga yang menginginkan pelayanan listrik tetap optimal selama bulan suci.

Dengan pasokan listrik yang stabil, masyarakat dapat menjalani ibadah dan aktivitas Ramadhan dengan lebih khusyuk dan lancar.[***]

DPRK

RKI Kecamatan Kuta Alam resmi meluncurkan program pembinaan keluarga melalui Launching Sekolah Keluarga dengan tema “Merawat Mahligai Cinta dalam Rumah Tangga.”

DPRK

Fraksi Golkar-PKB-PPP DPRK Banda Aceh mendesak agar perubahan APBK 2026 tidak hanya sekadar angka, tetapi berfungsi untuk pembangunan dan pelayanan publik.

DPRK

Fraksi PKS DPRK Banda Aceh mengusulkan alokasi anggaran yang tepat untuk APBK 2026, menekankan pada sektor vital dan evaluasi program yang tidak efektif.

DPRK

Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh menyampaikan pandangan terkait Raqan ABPK 2026, mendesak optimalisasi anggaran untuk pelayanan dasar dan peningkatan pendapatan.