“Kerajaan berusaha, melalui proyek-proyek, untuk merehabilitasi dan mengaktifkan situs-situs bersejarah, untuk membuka pintunya bagi para peziarah dan pengunjung dari seluruh dunia. Ini memungkinkan mereka untuk menikmati pengalaman budaya yang kaya di mana mereka dapat menjelajahi harta sejarah Islam dan belajar tentang budaya asli Arab Saudi,” jelas Al Rabiah.
Berikut delapan situs yang telah direstorasi Kerajaan Arab Saudi:
Masjid Al-Ghamama
Terletak di dekat Masjid Nabawi, dibangun Umar bin Abdul Aziz di tempat Nabi Muhammad beribadah selama Idul Fitri dan berdoa untuk hujan. Situs ini juga digunakan Utsman bin Affan untuk tujuan yang sama.
Masjid Abu Bakar Al-Siddiq
Dibangun menggunakan gaya arsitektur yang indah, ini adalah yang kedua dari dua situs di mana Nabi Muhammad SAW melakukan sholat Ied semasa hidupnya. Khalifah pertama, Abu Bakar Al-Siddiq juga berdoa di sini selama Idul Fitri, maka namanya diabadikan sebagai nama masjid.
Masjid Umar bin Khattab
Terletak di Al-Musallah, masjid ini dinamai Umar bin Al-Khattab, khalifah kedua.
Masjid Al-Saqiya
Nama masjid ini berasal dari kedekatannya dengan sumur Saqia.
Masjid Bani Anif
Awalnya dibangun dari basal dan terletak di Barat Daya Masjid Quba, hanya tersisa sekitar dua meter temboknya sebelum direnovasi.
Ghars Yah
Sumur tempat Nabi Muhammad SAW menimba air. Dia meminta agar ketika dia meninggal, tubuhnya dicuci dengan air dari sumur ini sebelum dimakamkan.
Masjid Al-Rayah
Dibangun Khalifah Umar bin Abdul Aziz di situs tempat Nabi Muhammad sholat sambil mengawasi penggalian parit menjelang Pertempuran.












