Saat itu, Hagia Sophia masih berupa museum, hingga Juli 2020 ketika pemerintah Turki mengembalikan bangunan bersejarah tersebut menjadi masjid. Setahun kemudian, Ankara dan Riyadh mulai memperbaiki hubungan dan, awal tahun ini, hubungan mereka pulih sepenuhnya.
Sementara Kerajaan dan para pendukungnya mengklaim bahwa meningkatnya penahanan para imam, cendekiawan dan tokoh agama adalah bagian dari tindakan keras terhadap ekstremisme, para kritikus bersikeras bahwa itu adalah penindasan yang disengaja terhadap setiap oposisi potensial.
Pemerintah di bawah Putra Mahkota Arab Saudi, Mohamed Bin Salman dituduh juga sedang berusaha menghapus identitas agama di Arab Saudi.(Republika.co.id)












